Komitmen Pemerintah Wujudkan Penyeria Infrastruktur Kelistrikan

Prosatu.com Jakarta – Guna mendatangkan investasi disuatu daerah, tentunya sebuah kebijakan yang sangat dibutuhkan adalah penyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung masuknya investor sebagai syarat untuk mendorong perkembangan daerah.

Guna mewujudkan hal tersebut sangatlah dibutuhkan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan penyediaan infrastruktur kelistrikan yang menjadi faktor utama dalam menjalankan roda perekonomian.

Dalam Focus Discussion Universitas Gajah Mada (UGM), Kepala Pusat Studi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Deendarlianto menyampaikan bahwa, untuk menjamin pasokan listrik di daerah tentunya sangat berguna untuk mendorong perkembangan sektor ekonomi terutama bagi dunia industri.

“Dunia industri saat ini sangatlah membutuhkan infrastruktur kelistrikan untuk memacu petumbuhan ekonomi daerah itu sendiri” ujar Deendarlianto dalam Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema “Peran Keamanan Pasokan Listrik dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah” di UGM Jakarta,(27/7/2016).

Karena itulah lanjut Deendarlianto, “kedepannya pemerintah daerah harus mendorong dibangunnya infrastruktur listrik di masing-masing daerah. Sehingga sektor industri di masing-masing daerah akan terdongkrak”.

“Pemda harus memberi dukungan kepada pemerintah pusat, jadi nanti tidak lagi ketersediaan infrastruktur listrik pasokannya itu hanya urusan pemerintah pusat akan tetapi adanya senergi antara pusat dan daerah”,ungkap Deendarlianto.

Dalam kesempatan yang sama, Tumiran, Peneliti Energi UGM yang juga sebagai Dewan Energi Nasional yang mengatakan kawasan Jawa-Bali sangat pesat mengalami pertumbuhan perekonomian yang di picu dengan banyak industri tumbuh yang didukung dengan pasokan listrik yang cukup dikawasan Jaringan listrik Jawa-Bali.

Selain tumbuh pesatnya sektor industri dari tahun 2000 hingga 2015 di Pulau Jawa, hanya membutuhkan 60 Miliar Kwh dengan rata rata per 1 Kwh dengan harga Rp1.000, maka pemerintah dengan rentang waktu 15 tahun hanya mengeluarkan anggaran sebesar Rp.60 Triliun.

Dari sisi pemasukan tentunya pemerintah mendapatkan anggaran bagi negara, hal ini akan menambah pemasukan bagi negara bahkan daerah akan mengerangi beban pengangguran dengan terserapnya banyaknya tenaga kerja yang di sebabkan menggeliatnya sektor perekonomian. (ind/ps)