Trailer Resmi Film Kupilih Jalur Langit Dirilis, Angkat Kisah Pernikahan Tanpa Cinta

Trailer Resmi Film Kupilih Jalur Langit Dirilis, Angkat Kisah Pernikahan Tanpa Cinta

Prosatu.com Jakarta — Rumah produksi MD Pictures resmi merilis trailer film terbaru mereka, Kupilih Jalur Langit, dalam sebuah konferensi pers pada Senin (30/3). Film ini diangkat dari kisah nyata yang sempat viral di TikTok karya Elizasifaa.

Diproduksi bersama Manara Films dan disutradarai oleh Archie Hekagery, film ini menghadirkan drama rumah tangga yang menyoroti konflik emosional dalam pernikahan.

Konflik Pernikahan di Hari Pertama

Trailer menampilkan kehidupan awal pernikahan Amira (Zee Asadel) dan Furqon (Emir Mahira) yang jauh dari harapan. Alih-alih menghadirkan kebahagiaan, hubungan keduanya justru dipenuhi jarak emosional.

Furqon digambarkan belum sepenuhnya move on dari masa lalunya dengan Dara (Ratu Rafa). Kondisi ini membuat Amira harus menghadapi kenyataan pahit: menjalani pernikahan dengan seseorang yang secara fisik hadir, tetapi tidak secara perasaan.

Angkat Realita yang Dekat dengan Kehidupan
CEO sekaligus Founder MD Pictures, Manoj Punjabi, menyebut cerita film ini relevan dengan fenomena yang terjadi di masyarakat.

Menurutnya, kisah yang diadaptasi dari konten viral tersebut merepresentasikan persoalan nyata dalam kehidupan pasangan suami istri, khususnya terkait kesiapan emosional dalam pernikahan.

Perspektif Tanpa Tokoh Antagonis

Pemeran utama, Zee Asadel, menyampaikan bahwa karakter Amira merepresentasikan pergulatan batin seorang perempuan yang merasa tidak cukup di mata pasangannya.

Sementara itu, Emir Mahira menilai film ini tidak menghadirkan tokoh antagonis secara jelas. Penonton disebut akan diajak memahami sudut pandang masing-masing karakter, baik Amira maupun Furqon.

Tayang April 2026

Film Kupilih Jalur Langit dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.

Melalui trailer perdananya, film ini menawarkan potret pernikahan yang tidak selalu berjalan sesuai harapan, sekaligus mengangkat pertanyaan tentang pilihan, keikhlasan, dan luka yang belum selesai.