Sosialisasikan Program LPK dan BLK, BKNDI Gandeng 1000 Ulama Pesantren dan Lembaga Pendidikan

Sosialisasikan Program LPK dan BLK, BKNDI Gandeng 1000 Ulama Pesantren dan Lembaga Pendidikan

Prosatu.com Jakarta – Menggandeng Lembaga Pendidikan Keagamaan Seluruh Indonesia, Dewan Pimpinan Nasional Badan Komunikasi Nasional Desa se-Indonesia (DPN – BKNDI) akan menggelar Seminar Nasional pada Rabu-Kamis, 24 – 25 November 2021, bertempat di Golden Boutique Hotel Jakarta, Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Ketua Panitia Seminar Nasional Rusdy Zam Zam mengungkapkan, seminar dengan mengusung tema “Sosialisasi Pemanfaatan Program Pembangunan Sarpras Sanitasi LPK dan BLK Tahun 2021/2022” ini menargetkan 1000 peserta hadir dari BKNDI dan Yayasan Pesantren dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Beberapa Provinsi yang sudah terkonfirmasi diantaranya, yaitu: NTB, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Papua, Maluku, Jawa Tengah, Sumatra Utara dan Riau,” sebut Rudy dalam Konferensi Pers di Restoran Handayani Prima, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (14/11/2021).

Rudy juga sebut, seminar mendatang akan menghadirkan Sambutan Kehormatan dari Wakil Presiden RI, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, dan 4 menteri yakni: Dr. Ir. Basoeki Hadimoelyojono, M.Sc., Ph.D., Menteri PURR RI, Dr. Hj. Ida Fauziah, M. Si., Menteri Ketenagakerjaan RI, Drs. Teten Masduki, Menteri Koperasi & UKM RI, dan Ir. Sakti Wahyu Trenggono., MM, Menteri Kelautan dan Perikanan RI.

“Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi lewat seminar nasional ini, BKNDI bisa memberikan pemahaman pada peserta dan BKNDI bisa menjembatani apa-apa kebutuhan dari desa-desa dan yayasan keagamaan yang rata-rata ada di desa bisa tersentuh bantuan Pemerintah,” ungkap Rudy.

Terkait bantuan menurut Rudy, lebih baik, lebih indah, lebih elok kalau memang yang akan menerima bantuan Pemerintah itu adalah betul-betul teman BKNDI atau yayasan yang yang telah terverifikasi dalam hal koperasinya yang bisa di bantu.

“Verifikasi akan dilakukan sendiri yang akan di pimpin oleh ketua umum DPN BKNDI yang sekaligus akan menampung nanti programnya, bahwa kami sudah siap dalam artian lembaganya sudah siap dan layak sampai berapa besar nilai yang akan di bantu,” jelas Rudy Zam Zam.

Viviana Hanifa, S.p., M.Si.,Sekretaris Jenderal DPN BKNDI mengungkapkan, BKNDI hadir bagaimana kita memberikan informasi terutama ini adalah acara perdana terkait program-program 4 kementerian yang akan kami fokuskan di yayasan pendidikan keagamaan, sesuai koordinasi kami dengan Pak Wapres.

Menurutnya, program tersebut yang mungkin bisa saat ini sebagai lokomotif terdepan yang kami bawa organisasi BKNDI sebagai pengawal program-program dari pemerintah seperti yang disampaikan oleh ketua umum DPN BKNDI, Isra A Sanaky, SHI., MH.

Viviana menambahkan, diikatakan Ketua umum, bahwa selama ini mungkin banyak pesantren-pesantren ataupun yayasan pendidikan keagamaan mungkin banyak yang tidak tersentuh dari program-program pemerintah yang luar biasa banyak tetapi mereka tidak punya akses untuk mendapatkan bantuan itu.

“Nah, disinilah kami hadir di BKNDI untuk mengawal, itu kami mengawal bersama mudah-mudahan saja bantuan-bantuan yang dari pemerintah itu akan sampai ke daerah, dan BKNDI lah sebagai pengawalnya,” tutup Viviana Hanifa, S.p., M.Si., Sekretaris Jenderal DPN BKNDI. (Red)