Sosialisaai Empat Pilar, Erma Minta Waspadai Paham Radikalisme

Sosialisaai Empat Pilar, Erma Minta Waspadai Paham Radikalisme

Prosatu.com Banyumas – Indonesia merupakan negara berbhinneka tunggal ika, dengan keberagaman suku, bahasa, budaya, maupun agama. Sehingga dibutuhkan toleransi dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Demikian disampaikan Anggota Komisi VI FPKB DPR RI, Siti Mukaromah, dalam Sosialisasi Empat Pilar, di Banyumas, Minggu (5/6).

“Oleh karena itu, perlu diwaspadai masuknya paham radikalisme melalui berbagai saluran dan media. Hati-hati, saling mengingatkan termasuk kepada anak-anak,” lanjut Erma.

Dirinya menilai, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga saat ini bisa menjadi media bagi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menghancurkan generasi muda dengan memasukkan paham radikalisme.

“Bimbing dan arahkan anak-anak maupun santri-santri. Bagaimana agar mereka bisa terbuka dan bercerita kepada orangtua apabila ada hal baru yang mereka tidak tahu,” ujar Erma yang juga Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa.

Menurut Erma, nilai-nilai luhur Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 sebaiknya menjadi bagian dari penangkal paham radikalisme.

Kegiatan sosialisasi 4 pilar dalam bernegara ini dilakukan kepada Tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama se Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas.