Sambut Hari Susu Nusantara, Sarihusada Kampanyekan Gerakan 7 Hari Minum Susu

Sambut Hari Susu Nusantara, Sarihusada Kampanyekan Gerakan 7 Hari Minum Susu

_20160605_164129

Prosatu.com Jakarta – Untuk mendukung upaya keluarga menerapkan gizi seimbang dan menyediakan zat gizi yang lengkap serta sesuai dengan kebutuhan setiap anggota keluarga, Sarihusada meluncurkan Gerakan 7 hari Minum Susu dimeriahkan dengan funwalk yang diikuti oleh 700 keluarga, minum susu bersama, senam aerobic bersama, berbagai permainan keluarga, simbolisasi penyaluran donasi gizi keluarga, sekaligus peluncuran SGM Nutriday, susu yang diformulasikan khusus untuk keluarga dan sesuai untuk anak-anak usia 9-12 tahun oleh Sarihusada.

Peluncuran SGM Nutriday dan Kampanye Gerakan 7 Hari Minum Susu juga telah digelar 29 Mei 2016 lalu di Surabaya dengan melibatkan sekitar 700 keluarga. Waktu peluncuran pada penghujung bulan Mei dan awal Juni ini diselaraskan dengan peringatan Hari Susu Nusantara 1 Juni.

Saat ini, Indonesia masih menghadapi masalah gizi ganda, yaitu kekurangan dan kelebihan gizi pada semua kelompok umur. Riskesdas 2013 mengungkapkan bahwa 6% balita mengalami kurang gizi, sedangkan 37% balita dan 1 dari 3 (31%) anak usia sekolah di Indonesia tergolong pendek (stunting) akibat kekurangan gizi menahun sehingga berisiko mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Sementara pada usia produktif 45% wanita Indonesia mengalami Kurang Energi Kronis (KEK).

Prevalensi kelebihan gizi juga meningkat. Riskesdes 2013 mengungkapkan bahwa angka overweight dan obesitas pria di Indonesia adalah 20%, sementara wanita sebesar 35%, naik dari sekitar 15% dan 26% (Riskesdas 2010). Obesitas merupakan pintu masuk dari banyak penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, atau stroke yang meningkatkan risiko kematian.

Doktes Spesialis Gizi Klinik, Inge Permadhi mengatakan, diperlukan peran keluarga dalam upaya untuk meningkatkan perbaikan gizi di Indonesia. Sebagai unit terkecil dari masyarakat, keluarga dapat berpengaruh yang sangat besar terhadap masing-masing anggotanya.

“Keluarga di Indonesia diharapkan dapat menjadi keluarga sadar gizi yang mampu mengenal, mencegah dan mengatasi masalah gizi setiap anggota keluarganya, sehingga tercapai keadaan gizi yang optimal untuk seluruh anggota keluarga,” ungkap Inge.

Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) adalah keluarga dengan perilaku gizi yang baik bercirikan dengan mengonsumsi makanan beraneka ragam dengan gizi seimbang keanekaragaman makanan diperlukan karena tidak ada bahan makanan yang sempurna kandungan zat gizinya.

Mengkonsumsi makanan beraneka ragam menjamin pemenuhan kebutuhan tubuh akan zat gizi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral.

“Sangatlah penting untuk mempertahankan pola makan yang baik berpedoman pada gizi seimbang. Makanan beragam dan seimbang adalah pilihan makanan keluarga yang mengandung semua zat gizi yang diperlukan seluruh keluarga dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anggota keluarga,” tambah Inge.

Brand Business Unit Director Sarihusada, Joris Bernard, mengatakan, dengan pengalaman lebih dari enam puluh tahun dalam memahami permasalahan dan kebutuhan gizi di Indonesia, pihaknya terus melakukan riset dan pengembangan untuk meningkatkan gizi di Indonesia.

“Kami hadirkan inovasi solusi gizi untuk keluarga Indonesia dengan meluncurkan SGM Nutriday yang menyediakan zat gizi yang lengkap sesuai kebutuhan anggota keluarga,”tutur Joris.

“SGM Nutriday membantu melengkapi kebutuhan keluarga dengan 7 kebaikan yakni vitamin dan mineral, kalsium, serat pangan, protein, zat besi dengan kadar gula lebih rendah,” papar Marketing Manager SGM Nutriday, Michica Wijaya.

Peluncuran SGM Nutriday dimulainya kampanye gerakan 7 hari minum susu yang merupakan kegiatan yangg terdiri dari pertama, edukasi ke perumahan tentang pentingnya peran orang tua, keluarga dalam membentuk kebiasaan baik.

Kedua, edukasi ke sekolah-sekolah bagi anak usia 9-12 tahun tentang pentingnya minum susu bagi kesehatan, ketiga In store activation memperkenalkan SGM Nutriday sebagai produk baru susu keluarga.

Keempat, berbagi 7 kebaikan atau penyaluran donasi susu untuk mendukung asupan gizi keluarga yang kurang mampu. (al)