Rupiah Melemah ke Posisi Rp 13.330/USD

Rupiah Melemah ke Posisi Rp 13.330/USD

dollar

Prosatu.com – Laju nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (19/6) sore melemah 25 poin menjadi Rp 13.330 per dolar AS dibandingkan dengan posisi sebelumnya pada posisi Rp 13.305 per dolar AS. Mata uang dolar AS mengalami penguatan menyusul perhatian pelaku pasar uang beralih ke negosiasi utang Yunani.

Dolar AS sempat tertekan akibat belum akan dinaikkannya suku bunga oleh the Fed. Namun, sentimen dari kebuntuan negosiasi utang Yunani mendorong sebagian pelaku pasar mencari aset ’safe haven’ seperti dolar AS. Sentimen dari sikap the Fed yang belum akan menaikkan suku bunganya cenderung bersifat jangka pendek. Investor cenderung mencari aman untuk mengantisipasi risiko kemungkinan Yunani mengalami gagal bayar atau bahkan keluar dari zona Euro. Sentimen negatif dari utang Yunani masih akan menahan laju aset berdenominasi rupiah untuk bergerak menguat.

Pelemahan rupiah cenderung masih terbatas menyusul sinyal bank sentral AS (the Fed) yang masih menunda kenaikan suku bunganya (Fed fund rate) dikarenakan kondisi ekonomi AS belum sesuai harapan. Diharapkan, rupiah dapat bergerak menguat seiring meredanya sentimen kenaikan suku bunga Fed dan harapan akan membaiknya perekonmian domestik pada semester II nanti.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Jumat (19/6) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat menjadi Rp 13.324 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp 13.341 per dolar AS.