Prosatu.com Jakarta – Pusdal SOKSI memberikan apresiasi pada pasangan Capres Cawapres, Jokowi dan Ma’ruf Amin pada acara debat Capres kedua.
Sekjend Pusdal Soksi, Riyad,SH,MH mengatakan, ada suatu perkembangan yang luar biasa di mana pada saat masa Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla tahun 2014-2019 dimana terjadi lompatan yang luar biasa dalam bidang pembangunan khususnya di bidang insfrastruktur, dan pihaknya menilai sangat fundamental sekali karena dari sinilah nanti perekonomian di pedesaan dapat berkembang.
“Contoh tol di Padang dan Pekanbaru, ini nanti akan menggerakkan distribusi barang dari masyarakat yang ada di pedesaan yang dilalui tol-tol tersebut, baik di Sumatra Barat dan Pekanbaru. Ini sangat luar biasa,” ujar Riyad di Jakarta, Sabtu (23/2/2019).
Disisi lain menurut dia, ada gagasan yang baru mengenai TOD (Transit Oriented Development), yaitu masyarakat di dekatkan dengan jalur transportasi misalnya rumah susun yang berdekatan dengan jalur kereta api seperti yang di bangun di Depok dan Pondok Cina.
“Ini sangat bagus sekali untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat, dengan adanya rumah yang berdekatan serta sarana transpotasi tersebut, otomatis pengeluaran dapat di tekan. Serta untuk lingkungan sangat bagus karena emisi gas buang dapat di tekan, karena menggunakan transpotasi massal dan tidak menggunakan mobil pribadi,” papar Riyad.
Selanjutnya, ada juga tol Becakayu yang merupakan jalur alternatif yang menghubungkan dari Bekasi dan ke Depok dan sampai ke Jakarta Selatan, dan ini sangat membantu. Diharapkan dapat menekan gas buang karena lancar, disamping itu BBM dapat di tekan.
“Selain masalah lingkungan, energi dan masalah kepadatan dan ketiga inilah yang paling pokok dengan proyek infrastruktur yang sangat fundamental,” ucap Riyad.
Untuk daerah lain memang tidak mudah membalikan telapak tangan karena 5 tahun sangat pendek. “Kami dari Pusdal Soksi sangat berharap bapak Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dapat melanjutkan hingga 2 periode untuk melanjutkan pembangunan yang masih belum terselesaikan untuk kemakmuran Indonesia,” tukasnya.
















