Program Pengenalan Kampus, Unindra Lantik 1.304 Mahasiswa Baru

Prosatu.com Jakarta – Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) melantik 1.304 mahasiswa baru sekaligus Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PPKKMB), Semester Genap 2017-3018.

Rektor Unindra Prof. Dr. H. Sumaryoto mengatakan Unindra hari ini dilantik sebanyak 1.304 mahasiswa baru, terdiri atas 387 program S1 dan 917 program S2. Kali ini jumlah S2 lebih banyak, karena di Semester Genap ini yang diterima umyuk S1 adalah yang sudah pernah kaliah, mahasiswa pindahan atau lulusan D1, D2, dan seterusnya sehingga sangat terbatas.

“Kampus Unindra meskipun dikenal sebagai kampus berbiaya murah, namun dapat menyelenggarakan pendidikan berkualitas, dan mampu memberikan sarana prasarana pembelajaran yang mememuhi standar,” kata Rektor Unindra Prof. Dr. H. Sumaryoto, di Balai Komando Cijantung, Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Sumaryoto menambahkan Kampus Unindra walaipun SPP nya sangat sangat terjangkau, tapi kampus kita juga bukan kampus murahan. Gedung kita sudah ada 7 unit, gedung bertingkat semua, dengan kondisi bangunannya juga baik
dan yang penting bukan sarana prasarana saja, karena saudara hadir di kampus untuk belajar/ menuntut ilmu. Dan kalau niat itu sudah kita mantapkan, insyaallah kita sudah melakukan ibadah.

Selain fasilitas belajar mengajar yang sudah sangat memadai, Unindra juga sudah dipersenjatai dengan dosen yang mencukupi dan dosen-dosen senior.

“Dosen-dosen untuk S2 senior-senior. Banyak profesor walaupun sudah emeritus, tapi dengan semangat yang tinggi, nanti kita bisa berbagi, sharing dan berbagi ilmu yang sangat bermanfaat bagi saudara semua”, ungkap Sumaryoto.

Saat ini, lanjut Sumaryoto, Unindra juga tengah mempersiapkan pembangunan kampus baru, yang peijinannya masih dalam tahap penyelesaian.

“Kita juga sudah menambah lahan baru yang akan segera dimintakan ijin IMB ke Pemda DKI. Karena kita secara bertahap terus memenuhi standar sarana dan prasarana. Itu suatu proses menuju pada era kampus yang betul-betul berkualitas”, jelasnya.

Sementara terkait akreditasi institusi Sumaryoto mengatakan sudah menyiapkan segala persyaratannya, dan segera diajukan ke BAN-PT pada bulan Februari atau Maret 2018.

“Insyaallah akhir bulan ini, kita akan mengajukan akreditasi universitas. Sehingga kalau nanti sudah terakreditasi, lengkaplah sudah bahwa kampus kita betul- betul kampus yang sudah terakreditasi dan memenuhi standar, semua standar yang diperlukan dalam proses belajar mengajar di perguruan tinggi”, pungkas Sumaryoto.