Pertamina Investasi di Mahakam USD 2,5 Miliar Per Tahun Awal 2018

Pertamina Investasi di Mahakam USD 2,5 Miliar Per Tahun Awal 2018

20150317_052947_harianterbit_Pertamina

Prosatu.com Jakarta – PT Pertamina (Persero) telah mempersiapkan investasi sebesar USD 2,5 miliar/tahun setelah dapat kewenangan kelola Blok Mahakam untuk awal Januari 2018 hingga tahun 2038, usai kontrak Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation berakhir hingga akhir Desember 2017. Namun hal itu setelah SKK Migas usai menghitung nilai aset di blok yang kaya akan kandungan gas tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, Menteri ESDM dan ibu Menteri BUMN. Pertamina akan komit apa yang telah ditetapkan pemerintah dalam pengalihan blok ini. Dimana pelaksanaannya nanti sudah kami sampaikan beberapa waktu lalu lewat proposal dan apa saja yang disampaikan Pertamina dengan signature bonus dan nilai aset yang sedang di evaluasi oleh SKK Migas. Pertamina akan share down dengan pihak terkait dan harus segera menemukan cadangan baru, untuk itu Pertamina akan investasi USD 2,5 miliar sesuai kebutuhan operasi per tahun sampai 20 tahun mendatang sampai kontrak Mahakam habis,” kata Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto di kantor Kementerian ESDM, Jum’at (19/6).

Sebagaimana disampaikan oleh Menteri ESDM, kata Dwi, pihaknya mendapatkan porsi Partisipant Interest (PI) sebesar 70% yang pihaknya akan share down dengan BUMD. Pihaknya akan menindaklanjuti pembicaraan-pembicaraan yang akan datang juga terhadap barang dan jasa, keuangan dan peralihan status Sumber Daya Manusia (SDM) serta pengalihan operator blok Mahakam ke Pertamina supaya bisa berjalan dengan baik di 2018.

“Dari sisi tenaga kerja dan SDM kami dapat. Laporan kami sudah melakukan pemantauan yang bekerja di blok Mahakam saat ini yang sebagaian besar orang Indonesia sendiri, maka perkembangan kondisinya sangat mendukung agar Pertamina masuk dan menjadi karyawan Pertamina,” tutur Dwi.

Dwi mengharapkan, sesuai rencana jangka panjang para pemangku kebijakan dapat memberikan support pada Pertamina agar ke depan pihaknya dapat lebih baik lagi. “Kami terus mengharapkan bimbingan kepada kementerian ESDM dan pemegang saham, Kementerian BUMN, untuk operasional di Mahakam agar berjalan baik, setelah melakukan pengkajian dan Insya Allah semua siap,” imbuhnya.

Sedangkan Menteri BUMN, Rini Soemarno mengungkapkan, ini memang satu lompatan sejarah, betul-betul pemerintah menaruh kepercayaan kepada Pertamina dan menaruh harapan pada anak bangsa untuk mengelola blok Mahakam ini.

“Kami mengapresiasi Total dan Inpex dapat memberikan dukungan pada Pertamina. Sehingga Pertamina, Total dan Inpex bisa mengembangkan kerja sama ini di blok lain dan juga di Negara lain. Pada kesempatn ini saya memberikan dukungan kepada Direksi Pertamina, bahwa kami menaruh kepercayaan kepada Direksi Pertamina agar dapat memanfaatkannya dengan baik. Kami sampaikan kepada Menteri ESDM sehingga proses terjadinya ini dapat berjalan lancer,” ungkap Rini. (ps)