Pemerintah Adakan Pasar penyeimbang Terhadap Bawang Merah

Pemerintah Adakan Pasar penyeimbang Terhadap Bawang Merah

IMG01788-20160516-0956

Prosatu.com Jakarta – Pemerintah lewat Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menstabilkan harga bawang merah yang hingga saat ini masih melonjak tinggi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendag, Sri Agustina menyampaikan, pihaknya akan meminta Bulog untuk mengefisienkan tata niaga pasar sebagai pemain baru dibawah untuk menormalkan terhadap harga jual bawang merah yang disinyalir tinggi dengan melalui intervensi pasar.

“Jadi intinya adalah pasar penyeimbang, dengan harga yang masih tinggi lalu dipasok dengan harga murah. Contohnya harga bawang merah dari petani seharga Rp20 ribu-Rp22 ribu per kg. Nantinya harga bawang akan dilepas ke pasar menjadi Rp25 ribu/kg, dari harga sebelumnya yang dipasar sudah mencapai Rp40 ribu/kg,” ujar Sri di Gudang Bulog, Jakarta, Senin (16/5).

Oleh karena itu, kata Sri, Buloog itu mulai masuk ke sentra produsen tidak mendistorsi, jadi begitu Bulog masuk ke distorsi di daerah yang tidak mengganggu suplainya. Selama ini harga bawang merah masih mahal sehingga tidak terserap.

“Memang karena kurang panennya juga mau berakhir. Saya turun ke pasar indikasinya kurang.Jadi ini operasi pasar untuk penyeimbang, dan Bulog hadir dari perwujudan pemerintah dan BUMN untuk menjadi akses pasar dagang baru,” jelas Sri.