Manchester City Raih Gelar Juara Liga Inggris Musim 2021/2022

Manchester City Raih Gelar Juara Liga Inggris Musim 2021/2022

Prosatu.com Jakarta – Manchester City berhasil mempertahankan gelar juara Liga Premier Inggris usai melakukan comeback dramatis melawan Aston Villa dengan skor 3-2.

Itu adalah laga terakhir Liga Inggris musim 2021-2022 di Etihad Stadium, Inggris, pada Minggu (22/5/2022) malam WIB. Kemenangan itu membuat Manchester City tidak kehilangan tahta gelar di Liga Premier Inggris yang juga juara, pada musim 2020-2021.

Sempat ketinggalan 0-2 lewat gol Matty Cash dan Philippe Coutinho, namun City mampui membalas tiga gol.

Manchester City melalui brace Ilkay Guendogan dan satu gol Rodri, kemenangan 3-2 bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

Berkat kemenangan ini City dipastikan keluar sebagai juara Liga Inggris 2021-22, mengungguli Liverpool. Raihan poin City menjadi 93 di akhir kompetisi.

Liverpool membuntuti di peringkat dua dengan 92 poin. Di saat bersamaan, The Reds juga bisa menang 2-1 atas Wolverhampton Wanderers dengan skor 2-1, namun tak cukup untuk merebut gelar juara.

Man City berupaya langsung tampil menyerang. Aston Villa di sisi lain bermain lebih pasif, sambil menunggul The Citizens bikin kesalahan dan melakukan serangan balik.

Setelah laga berjalan 15 menit, Man City masih kesulitan membongkar pertahanan Aston Villa. Serangan anak asuh Pep Guardiola kerap patah saat sudah masuk kotak penalti.

Serangan demi serangan dilancarkan Man City. Sebuah serangan yang dibangun Man City lagi-lagi tak berbuah gol setelah bola tembakan Gabriel Jesus pada menit ke-24 di dalam kotak penalti masih terkena pemain lawan.

Usaha Man City kembali gagal di menit ke-30. Gabriel Jesus, yang sudah lepas dari posisi offside, kemudian meliuk-liuk masuk ke kotak penalti. Tembakan dilepaskan Jesus, tapi bola diblok pemain lawan.

Aston Villa mengejutkan Man City di menit ke-37. Bola umpang silang dari Lucas Digne berhasil disambar dengan sundulan Matty Cash, yang membawa Aston Villa memimpin 1-0.

Man City langsung bermain lebih agresif setelah kebobolan. Banyak penetrasi ke kotak penalti Aston Villa yang dilancarkan.

Tak ada gol balasan dari Man City sampai turun minum. Hal itu membuat Aston Villa memimpin 1-0 di babak pertama.

Layaknya babak pertama, Man City langsung menyerang agresif di awal. Misalnya, Gabriel Jesus dan Kevin de Bruyne yang melepaskan tendangan ambisius dan melebar dari sasaran.

Lagi-lagi nafsu menyerang membuat Man City meninggalkan celah di pertahanan. Penyerang Villa Ollie Watkins melalu serangan balik berhadapan satu lawan satu dengan Ederson. Beruntung bola tendangannya masih membentur dada sang kiper.

Melihat ada yang tidak beres pada skuatnya, Pep Guardiola melakukan sejumlah pergantian. Alih-alih lebih baik, mereka justru kembali kebobolan pada menit ke-69.

Villa kembali mencetak gol melalui skema serangan balik. Memanfaatkan sodoran dari Watkins Phillippe Coutinho berhasil mengecoh Laporte untuk mengincar sudut bawah gawang lawan. Skor 2-0 untuk Aston Villa.

Laga semakin seru dan Man City mulai tampil habis-habisan. Enam menit setelahnya, mereka bisa menipiskan ketertinggalan melalui sundulan Ilkay Gundogan memanfaatkan umpan Sterling. Skor menjadi 2-1.

Tak cukup sampai di sana, dua menit kemudian publik Etihad kembali bergemuruh. Kali ini giliran Rodri yang merobek gawang Olsen memanfaatkan umpan Zinchenko. Skor sama 2-2.

Manchester City mengamuk pada 10 menit terakhir. Mereka berhasil comeback dengan cemerlang setelah Kevin de Bruyne memberikan umpan menyilang yang disambut Gundogan. Skor pun menjadi 3-2 untuk keunggulan Man City.