Prosatu.com Jakarta – Risiko perbankan di Indonesia pada umumnya kurang mendapat perhatian secara serius. Hal ini terindikasi dari kurangnya perhatian bank untuk menerapkan prinsip-prinsip manajemen risiko sebagai bagian dari manajemen perbankan, sedikit bank yang membentuk komite manajemen risiko dan menempatkannya pada posisi strategis bank, kemudian ada pandangan yang keliru bahwa risiko harus dihindari, padahal risiko selalu ada dalam dunia bisnis
Kerugian menjadi hal yang menakutkan bagi orang untuk melangkah bahkan belum mencoba untuk menjalankan roda usaha maupun bisnis.
Berbisnis tanpa mengalami kerugian sepertinya mustahil. Namun, jika ada peluang usaha yang tanpa resiko kerugian, ngapain milih yang ada resikonya? Itulah ungkapan banyak orang yang ingin menghindar dari kerugian.
“Bisnis tanpa resiko sebenarnya memang mustahil, setidaknya ada resiko rugi baik rugi waktu, tenaga dan pikiran. Tanpa resiko, itu bukan bisnis,” ujar Imam Teguh Saptono, Direktur Utama BNI Syariah pada diskusi Manajemen Resiko Bisnis Syariah 2, Sabtu (26/11) di Aula Gedung Al Azhar, Kebayoran Baru.
Lebih lanjut katanya, salah satu kegiatan yang memiliki banyak resiko ialah berbisnis dan usaha, karena kegiatan bisnis bertujuan memperoleh keuntungan yang mana awalnya membutuhkan suatu modal berupa uang. Tentu saja resiko terbesar dari berbisnis adalah kerugian.
“Seorang wirausaha tentunya harus mengetahui apa saja resiko yang nantinya di hadapi oleh pembisnis itu sendiri. Selain itu kita harus mengetahui bagaimana cara menanggulangi resiko yang ada agar nantinya ketika suatu masalah itu datang kita bisa mengatasinya dengan baik.
“Yang paling penting dalam berbisnis, kita harus menyiapkan mental yang kuat dan sikap yang tidak mudah menyerah, hal tersebut tentu saja di butuhkan ketika terjadi suatu masalah,” papar Imam Teguh.
Masih menurutnya, bagi anda para pembisnis khususnya yang masih pemula atau bagi anda yang masih calon wirausaha dan ingin mengetahui apa saja resiko dalam berbisnis bisa langsung mencari pemahaman dengan jelas mengenai resiko bisnis. (hdt).















