Jangkau Daerah Terpencil, PT DI dan Lapan Luncurkan Pesawat N219

Jangkau Daerah Terpencil, PT DI dan Lapan Luncurkan Pesawat N219

IMG_20151210_135044

Prosatu.com Bandung – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia membutuhkan pesawat yang bisa menjangkau daerah dan pulau terpencil dan PT. Dirgantara Indonesia (Persero) menjawab tantangan untuk membuat pesawat yang di kembangkan oleh putra- putri Indonesia dengan melakukan penampilan perdana dan pemberian nama pesawat terbang N219 oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang diwakili oleh Menko Politik Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan di Hanggar Pesawat N219 PT DI, Bandung, Kamis (10/12)

Pesawat N219 ini merupakan pesawat kolaborasi pertama antara PT DI dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Negara (Lapan). Kolaborasi antara kedua lembaga tersebut adalah, Lapan membantu membuat disain dan PT DI lah yang membuat pesawatnya.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Lapan Jasyanto saat ditemui ditempat acara mengatakan, saat ini Lapan membantu PT DI untuk mendisain pesawat buatan PT DI. “Nantinya akan banyak desain desain dan itu suatu keharusan desain tersebut dari Lapan,”ujarnya.

Lebih lanjut Jasyanto menjelaskan, kedepan PT DI diharapkan hanya untuk pembuatan dan perbaikan pesawatnya saja. “Jadi nanti akan terjalin antara hulu hilirnya, hulu dari kita yaitu pembuat desain dan hilirnya PT DI sebagai pembuat pesawatnya,”papar Jasyanto.

“Pesawat N219 merupakan prodak awal kerja sama pertama kali bagi Lapan dengan PT DI, ini diharapkan PT DI dapat memproduksi pesawat serta dapat mengembangkan industri kecil dan nantinya akan tumbuh home home industri pembantu PT DI,”lanjutnya.

Jasyanto menegaskan produk pesawat N219 adalah produk asli Indonesia dan 100% tenaga ahlinya adalah orang Indonesia. “Diharapkan kedepannya komponen pesawat yang kita buat naik hingga 60% yang saat ini komponennya 40% produk Indonesia, ini dikarnakan mesin masih import serta kita belum mampu untuk membuat peralatan kontrolnya,”jelasnya. (hdyt)