Jaga Persatuan dan Kesatuan, Tolak Politisasi Masjid

Jaga Persatuan dan Kesatuan, Tolak Politisasi Masjid

Prosatu.com Bekasi – Sejumlah tokoh agama, Tokoh Masyarakat, Perwakilan DKM dan FKDM serta Ikatan Remaja Masjid di wilayah Bekasi melakukan Deklarasi “Tolak Politik Praktis di Masjid” di Masjid Baitul Mustaqin Pondok Unggu Bekasi.
.
Ketua DKM Masjid Baitul Mustaqin, Abdurahman Wahid dalam sambutannya mengatakan umat Islam di Indonesia khususnya masyarakat di kota Bekasi untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan menjadikan mimbar masjid sebagai media untuk menyampaikan dakwah.

“Umat Islam di Indonesia khusunya di Kota Bekasi harus turut berperan aktif dalam menjaga dan memakmurkan masjid sebagai tempat ibadah dan tempat untuk menyampaikan ajaran Islam,” ujar Abdurahman Wahid saat Deklarasi Tolak Politik Praktis di Masjid, Sabtu (7/7/18).

Abdurahman Wahid menambahkan, pihaknya juga menolak segala bentuk kegiatan dan praktik politik praktis oleh seseorang ataupun partai di masjid demi menjaga kesucian masjid.

“Kalau masjid bisa di jadikan ajang kampanye politik praktis, semua partai bisa masuk masjid dan itu tidak di benarkan karena akan menimbulkan konflik antar umat,” tegas Abdurahman

Sementara itu Ustadz Ali Ahlan dalam tausiyahnya tidak mau melarang-larang, tidak boleh ini, tidak boleh itu, kita tidak punya kewenangan, tidak punya otoritas untuk melarang-larang.

“Semua kembali kepada kita. Masjid ini kita mau jadikan apa? Yang jelas ini tempat suci, rumah Allah, tempat beribadah untuk berhubungan dengan Allah, di samping ada aktivitas-aktivitas yang bisa dilakukan di sana tapi tujuannya tetap adalah tempat beribadah, masjid milik bersama,” ujarnya dihadapan 200 jamaah yang hadir.