Prosatu.com – Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia kebiasaan menikmati teh disaat pagi atau malam hari adalah suatu keharusan. Bahkan banyak yang merasakan kondisi badannya kurang fit sebelum minum teh. Kebiasaan ini sudah dilakukan turun temurun. Tapi apakah anda tau, kalau sebenarnya menikmati teh disaat pagi hari banyak sisi negatifnya?
Apalagi di bulan Ramadhan seperti saat ini. Minum teh saat sahur, lebih baik dihentikan mulai dari sekarang. Kenapa???
Dikatakan oleh pakar gizi Dr. Inge Permadi SpGk, kopi dan teh yang dikonsumsi saat sahur ataupun berbuka ternyata tidak sepenuhnya benar. Kedua minuman tersebut memiliki sisi positif dan negatif, tapi dampaknya lebih condong negatif ketika sahur.
“Kopi dan teh itu jenis minuman diuretik yang bisa sering membuat kita buang air kecil,” ucapnya. Buang air kecil yang terus menerus ketika sahur tentunya tidak bagus karena membuang zat makanan yang kita konsumsi. Alhasil orang berpuasa pun akan lebih cepat lapar dan haus kalau sahur meminum zat diuretik.
Kedua minuman tersebut alangkah lebih baik dikonsumsi saat berbuka puasa dengan kadar gula yang tentunya disesuaikan. Jangan lupa pula untuk lebih banyak minum air putih ketimbang kedua jenis minuman tersebut. (ps)
















