Harga Minyak Dunia Turun

Harga Minyak Dunia Turun

pengeboran-lepas-pantai-as

Prosatu.com – Singapura – Harga minyak dunia turun di perdagangan Asia pada Rabu (8/4/2015) karena aksi ambil untung setelah kenaikan tajam sehari sebelumnya, dengan pedagang memperkirakan kenaikan lagi dalam persediaan AS, kata para analis.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, turun 1,01 dolar AS menjadi 52,97 dolar AS per barel dan minyak mentah Brent untuk Mei turun 86 sen menjadi 58,24 dolar AS per barel dalam perdagangan sore.

Pada Selasa, WTI naik 1,84 dan Brent naik 98 sen karena berkurangnya kekhawatiran bahwa minyak mentah Iran akan segera membanjiri pasar setelah kesepakatan nuklir pekan lalu dengan Barat. Juga memberikan dukungan berita bahwa Arab Saudi telah menaikkan harga penjualannya untuk Asia mengutip permintaan yang meningkat.

Daniel Ang, seorang analis investasi Phillip Futures di Singapura, mengatakan ia melihat unsur aksi ambil untung pada perdagangan Rabu, dengan ekspektasi kenaikan dalam persediaan minyak mentah mingguan AS juga meredam sentimen.

Badan Informasi Energi AS (EIA) akan merilis laporan persediaannya, sebuah barometer permintaan yang diawasi secara ketat di negara konsumen minyak utama dunia, pada Rabu sore waktu setempat.

“Fundamental masih lemah,” Ang mengatakan, mengacu pada permintaan lemah di tengah kelebihan pasokan minyak mentah global yang telah menyebabkan jatuhnya harga minyak sejak Juni tahun lalu.

Capital Economics mengatakan dalam sebuah komentar pasar: “Tampaknya tidak mungkin ada banyak tambahan minyak Iran melanda pasar tahun ini, sekalipun jika kesepakatan (nuklir) ditandatangani pada Juni.

“Ketika sanksi telah dicabut bisa jadi ada lonjakan ekspor dalam beberapa bulan pertama karena Iran menjual stok minyaknya, tetapi peningkatan produksi sampai ke tingkat sebelumnya mungkin memerlukan waktu lumayan lama.” Kekuatan Barat yang dipimpin AS dan Iran pekan lalu mengatakan mereka telah menyepakati kerangka kerja yang membuka jalan bagi Teheran untuk membatasi aktivitas nuklirnya dalam pertukaran untuk pencabutan hukuman sanksi ekonomi.

Negosiator berharap untuk menyetujui kesepakatan akhir pada 30 Juni. ( ant )