H Sanusi Ajak Warga Pertahankan Budaya Reog

H Sanusi Ajak Warga Pertahankan Budaya Reog

_20160320_234431

Prosatu.com Jakarta – bertempat di Car free day Jakarta H. Ir. M. Sanusi memberi suguhan seni reog Ponorogo kepada masyarakat Jakarta yang sedang melakukan aktifitas olah raga Minggu (20/3).

Hal ini dikarenakan untuk menjaga kelestarian budaya kesenian Indonesia yang merukan kebudayaan unik karena menggambarkan kebudayaan lokal.

Khusus untuk kebudayaan reog Ponorogo yang berasal dari Jawa Timur ini bahkan juga sempat di klaim oleh negara lain.

Oleh karenanya, H.Ir. Sanusi berupaya untuk menjaga kebudayaan lokal.

“Dalam konstitusi UUD 1945 pasal 32 ayat 1 telah ditegaskan bahwa “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah kebudayaan peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya. Bahkan seperti reog ini dalam sejarah bangsa sangat jelas menjadi alat pelecut semangat dan pemersatu masyarakat pada waktu itu,” ungkap Sanusi.

Selain itu peran seni reog sendiri saat itu selain melalui pertunjukan seni juga menjadi media rekrutmen para pejuang dalam melawan penjajah.Hal ini juga yang menjadikan saat jaman kolonial pertunjukan reog juga sempat dilarang.

“Jadi sangat jelas perjalanan reog Ponorogo sebagai seni budaya lokal berperan strategis dalam pengukuhan terhadap ketahanan budaya nasional dalam perjalanan sejarahnya dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya yakni membangun karakter bangsa sebagai bangsa pejuang yang tangguh, pemberani, pantang menyerah, dan berjiwa patriotik,” lanjutnya.

Dalam era sekarang, kesenian reog telah mendapatkan hak cipta dari Kementerian Hukum dan HAM RI dengan Nomor 026377 tertanggal 11 Pebruari2004 dan telah mendapatkan pengakuan dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai warisan budaya tak benda Indonesia.

“Saat ini kesenian reog Ponorogo sedang diproses untuk mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya dunia dari United Nations Educations Scientific, and curtular organization (UNESCO),” pungkasnya.