Prosatu.com Jakarta – Pengamat Anggaran Politik dan Koordinator LSM FITRA, Uchok Sky Khadafi mengatakan,ada sekitar 145 BUMN yang kerugiannya mencapai 6,1 triliun,dan ada enam kerugian negara besar sekali.
“Gimana negara kita mau berdaulat ?.Jadi disini bukan negara atau rakyatnya yang berdaulat tapi para koruptor yang sangat berdaulat,”ujar Uchok dalam Diskusi Celgor yang mengetemakan “Mengungkap Praktik Korupsi Di Badan Usaha Milik Negara” di RM Handayani,Jakarta,Rabu (28/10).
Menurut Uchok,keberadaan BUMN di tanah air sejak dari jaman mantan Presiden Soeharto hingga sekarang bukan untuk kedaulatan rakyat akan tetapi BUMN dibajak utk kepentingan para pejabat.”Jadi uang negara habis untuk kemewahan para pejabat,” ujarnya.
Kedepannya,kata Dia,kalau seperti ini tentunya BUMN akan mengalami kebangkrutan bahkan bisa jadi akan dijual oleh negara China.”Dan asing itu pemain yg hebat,dia selalu mengamati BUMN di negara kita,” imbuhnya.
Oleh karenanya BUMN harus tetap dijaga,karena BUMN-lah yang selalu melayani masyarakat sampai kapanpun.”Dan jangan sampai BUMN milik kita dikuasai oleh pihak asing,” tandasnya. (ahyar)
















