Dukung Kerangka Iklim Global BMKG Gelar Roving Seminar

Dukung Kerangka Iklim Global BMKG Gelar Roving Seminar

_20151117_203925

Prosatu.com Jakarta – BMKG menggelar Roving Seminar On Weather Forcast Verification In Support Of Global Framework For Climate Service (GFCS), seminar yang bertujuan untuk melakukan evakuasi metode perkiraan dan mendukung kerangka global iklim. Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama antara BMKG dengan Badan Meterologi Dunia, seminar ini juga bagian dari program penelitian mengenai cuaca dunia.

“Bagi indonesia seminar ini, sangat penting sekali dan ini juga sebagai seminar pertama di dunia, biasanya WMO yang menggundang tapi untuk kali ini diselenggarakan di Indonesia, dan ini menjadi penting karena Indonesia memasuki musim transisi,”ujar Andi Eka Setya Kepala BMKG disela sela kegiatan Seminar, Selasa (17/11).

Lebih lanjut Andi menjelaskan pentingnya seminar ini ialah, biasanya kalau aktifitas diselenggarakan di negara lain, Indonesia hanya mampu mengirim 2-3 orang. Karena seminar ini dilakukan di Indonesia, BMKG mengundang seluruh prakira cuaca di Indonesia dan tentu saja banyak sekali informasi yang didapat.

“Mereka datang dari berbagai tempat di Indonesia dan dapat diikuti melalui video streming dan bisa diikuti siapaun tidak hanya di BMKG tapi seleuruh dunia sehingga nantinya seminar macam ini menjadi percontohan,”paparnya.

Andy melanjutkan, kesempatan ini menjadi sangat bagus karena dapat melakukan pertukaran destiminasi perkiraan. “Jadi perkiraan berdasarkan Impact dan resikonya dan sangat bagus untuk meningkatkan ketelitian dan verifikasi layanan kepada masyarakat,”katanya.

Sementara itu, Dr. Nannette Lomarda selaku Senior Sentific Officer WMO mengatakan, seminar ini menjadi penting dan untuk pertama kali bagi WMO dan BMKG. “Verifikasi sangat penting dan hasil riset perlu di verifikasi forkesnya dan itu betul betul kita harapkan serta kita harus meningkatkan verifikasi,” ujar wanita asal Philippines tersebut.

Nannette juga melanjutkan, mengapa Indonesia yang dipilih, ini dikarnakan BMKG Indonesia memiliki perkirawan cuaca yang cukup banyak dan jumlah yang banyak ini sangat penting untuk di verifikasi, jika forkesnya baik maka layanan akan lebih baik.

“Tentunya ini tidak yang mewujudkan vorkester vorkester di Indonesia menjadi pengajar di link seminar yang sama di kesempatan lebih lanjut, dan paling tidak ada pengajar di indonesia,”katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, diharapkan vorkester tidak hanya menjadi pengajar tapi menjadi anggota dan partisipan dalam workshop tim tutorial, dan menyiapkan materi materinya serta tutorial workshop. “Seminar nantinya akan dilakukan tiga tahun kedepan dan diselenggarakan di Jerman tahun 2017,”paparnya.