Doris Dorothea, Tas Kulit Dari Indonesia Ini Terkenal di Luar Negeri

Doris Dorothea, Tas Kulit Dari Indonesia Ini Terkenal di Luar Negeri

Prosatu.com Jakarta – Mengawali sebagai perusahaan produsen dan distributor kulit reptil sejak 1985, Cardina menjadi perusahaan besar yang mengimpor kulit asli Indonesia kepada brand tas di luar negeri. Doris Dorothea adalah brand tas asli indonesia. Founder nya adalah pasangan suami istri Riza Kamal Assegaf dan Fara shahab

Pada tahun 2013 sebagai generasi kedua pak Riza dan bu Fara memutuskan untuk membuat brand sendiri.

“Berawal dari keluarga pak Riza yang sudah berkecimpung di dunia tas dan kulit exotic skin sejak tahun 1985, tetapi saat itu status nya hanyalah sebagai produsen atau pabrik tas untuk berbagai merk dari mancanegara,” demikian dikatakan Arum Brand Manager Doris Dorothea, lewat pesan singkat, Kamis (7/9/23).

Mengapa namanya Doris Dorothea, karena sejak awal dibuatnya brand ini founder nya bercita2 ingin menjadikan brand ini global brand yang bisa diterima pasar internasional

“Kita punya kualitas kulit yang baik, bahkan diminati brand tas besar di luar negeri. Melihat ini kami tidak bisa diam saja akhirnya kita bikin brand sendiri dengan kulit berkualitas internasional,” kata Arum.

Doris Dorothea hadir sebagai exotic leather yang hadir untuk mempromosikan kekayaan Indonesia. Dibuat dengan tangan-tangan pengrajin Indonesia yang piawai dan tradisional, produk ini dipasarkan terlebih dahulu di luar negeri seperti Timur Tengah dan Eropa.

“Sejak awal brand ini terbentuk kedua founder nya sengaja tidak memasarkan nya langsung di Indonesia, tetapi first launch Doris Dorothea adalah di Dubai UAE,” ungkap Arum lagi.

Pada tahun 2014, Doris Dorothea akhirnya masuk pasar Timur Tengah dengan memulai debutnya di Dubai. Hingga saat ini, brand lokal ini telah dijual di berbagai pusat perbelanjaan besar di Dubai, Turki, Oman, dan Eropa.

Lanjut Arum, “Karena dari segi design dan material yang dipakai saat itu adalah exotic skin yang sangat digemari di middle east, dan alhamdulillahnya koleksi Doris Dorothea cukup baik diterima di Middle east, dalam waktu singkat pun brand ini merambah ke beberapa negara middle east lainya yaitu qatar, kuwait, oman, bahrain dan Saudi arabia. Doris dorothea pun memiliki exclusive reseller di 6 negara tersebut, dan juga masuk diberbagai concept store dan deptstore middle east,” paparnya.

Nama Doris Dorothea sendiri diambil dari salah satu nama godess yunani, kenapa Yunani karena yunani adalah negara yang klasik dan penuh sejarah yang memiliki berbagai cerita yang timeless dan sejalan dengan visi Doris Dorothea sendiri yaitu menciptakan berbagai tas cantik yang classic atau Timeless ellegance. Timeless ellegance sendiri menjadi tagline awal brand ini.

Pada tahun 2017, Doris Dorothea pun mengikuti NYFW firststage bersama beberapa Indonesian designer seperti Dian Pelangi, Barli Asmara, Vivi Zubedi, Melia Wijaya dan Catherine Joo dalam group Indonesian Diversity, Doris Dorothea adalah satu-satunya Bag Designer yang masuk dalam group tersebut. Setelah NYFW Doris Dorothea pun sempat masuk kedalam salah satu concept store di Soho New York “FLYING SOLO” dan menjadi satu-satunya brand Indonesia yang dijual di Soho New York.

“Ini menjadi momen yang tepat untuk kita expand ke pasar Amerika. Dengan mengikuti New York Fashion Week menjadi peluang Doris Dorothea sebagai brand tas kulit asal Indonesia yang dikenal dunia,” kata Arum.

Lalu, pada tahun 2018, Doris Dorothea mengikuti Dubai Modest Fashion Week dan menjadi official bag partner dalam acara tersebut, fashion show nya pun sukses besar dengan menggandeng 20 modest influencer around the world dengan berbagai macam background industry.

Nama Doris Dorothea juga dikenal di luar negeri dengan hadir sebagai aksesori yang melengkapi penampilan desainer dalam panggung mode. Brand tas kulit ini juga bermitra dengan sederet butik dan brand besar yang membuat tidak ada yang menyangka brand tas kulit ini berasal dari tanah air.

Strategi untuk Diminati di Tanah Air
“Kami memilih untuk memasarkan produk di luar negeri karena pasar di luar sangat tinggi. Setelah dikenal di luar negeri biasanya masyarakat Indonesia baru mau membeli produk kita,” kata Fara.

Pada tahun 2019 Doris Dorothea sempat join dengan Luxury Multibrand Store Masari si Senayan City dan Pondok Indah Mall.

“Namun saat pandemic, akhirnya kami memutuskan untuk vacum beberapa saat. Saat ini kami memfokuskan penjualan kami secara online dengan memaksimalkan semua online chanel distribution kami,” kata Arum.

Brand Doris Dorothea sendiri baru kembali aktif di pertengahan tahun 2023 dengan koleksi yang fresh dan menggunakan material kulit sintetis agar secara price point dan design bisa lebih diterima di indonesia.

Untuk signature utama Doris Dorothea sendiri awalnya adalah penggunaan exotic skin sebagai material utamanya (python, ostrich, lizard, crocodile) tetapi dengan seiringnya waktu dan perkembangan marketnya exotic skin saat ini bukanlah material utama yang digunakan, pada beberapa tas masih menggunakan exotic skin tetapi kebanyakan saat ini sudah menggunakan premium synthetic skin. Dan selain dari material, bila dilihat dari design nya sendiri tas tas dari brand ini sebenernya kebanyakan mini bag dan lebih ke “IT BAG” yang tetap timeless design nya.

Untuk saat ini produk yang actively produce ada 5 product, Yaitu:
1. “Ava Bag” yg terdiri dari warna black, navy, brown, maroon, taupe and pink
2. “Giana Bag” yg terdiri dari warna black, grey, maroon, beige, pink, and blue
3. “Giana Mini Bag” yg terdiri dari warna black, grey, maroon, beige, pink, blue and yellow
4. “Emily Bag” yg terdiri dari warna navy, cinnamon, forest, sand, bone, sunset and hot pink
5. “Emily Python Series” yg terdiri dari warna Black, Oxblood, Huntergreen dan Natural Reticulatus

“Namun kami memiliki banyak produk lainnya menggunakan exotic leather dengan sistem pre-order dan made by order,” kata Arum.

beberapa tahun yang lalu kami sempat membuka toko offline di Masari, namun dikarenakan sempat OFF beberapa saat, saat ini kami fokuskan penjualan pada online terlebih dahulu. Tentunya kami memiliki plan untuk membuka offline store, namun belum tahu betukl tepatnya dimana karea kami masih melakukan riset terlebih dahulu

Bagi pelanggan Doris Dorothea yang ingin mengunjungi Produk kami tersedia di official website kami di www.doris.dorothea.com, Shopee, Tokopedia, TikTok Shop dan dapat pula dari via WA dan DM Instagram

Saat ini terdapat beberapa range price di doris dorothea sesuai dengan material yang digunakan. Untuk material dengan Premium Synthetic Leather ada di range 499.000 – 1.299.000. Untuk Signature Collection material dengan Genuine Leather ada di range price 1.799.000 – 7.499.000

Perlu diketahui juga produk kami sudah dipakai oleh beberapa artis terkenal seperti Citra Kirana, Jovi Adhiguna, Sarah Sofyan, Veronika Krasnasari, Natasha risky, Tyna Dwijayanti, Athena Thalia, Olivia Lazuardy, Olivia Jensen, Mira Agile, Marsha Aruan, Ana Octarina, Iko Bustomi dan masihbanyak lainnya.

Artis dan Influencer dari Dubai juga beli produk Doris Dorothea carnea kita pernah mengikuti Dubai Fashion Week.

“Oh iya Aku ada tambahan tas Doris Dorothea pernah dipake first lady nya Negara Qatar yaitu Mozza Binti Nasser,” tambah Arum.

Harapan kedepan nya Doris Dorothea dapat menjadi brand tas No.1 Di Indoesia. Yang dimana jika orang ingin beli tas yang bagus dan berkualitas langsung inget brand Doris Dorothea. Sehingga orang indonesia tidak perlu lagi repot-repot jastip tas ke luar negri karena tas local nya pun ga kalah bagus nya dan kita juga berencana untuk membuka offline store di berbagai mall nantinya.