Awang Faroek Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Awang Faroek Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

cekal-awang-farouk-ishak-belum-diperpanjang-_big__20120125022521_file_vino_cms

Prosatu.com Balikpapan – Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak prihatin atas maraknya kasus penyalahgunaan narkoba, di mana Kaltim berada di urutan kedua nasional.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memerangi penyalahgunaan narkoba. Kalau naik peringkat dalam hal yang positif, tentu kita bangga, tetapi naik peringkat karena penyalahgunaan narkoba tentu itu sangat tidak baik. Ini harus menjadi keprihatinan kita bersama,” kata Awang di Samarinda, Minggu (9/8/2015).

Dalam upaya memerangi bahaya penyalahgunaan narkoba, dalam waktu dekat ini bertempat di Makodam VI/Mulawarman Balikpapan akan dilakukan rapat pembentukan Forum Komunikasi Pencegahan Narkoba. Dengan melibatkan semua unsur terkait, mulai unsur bupati/walikota dan aparat pemerintahan, semua forum koordinasi, pemerhati penyalahgunaan narkoba maupun tokoh masyarakat, katanya.

“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba, karena narkoba akan merusak mental generasi penerus bangsa,” kata Awang.

Bahaya penyalahgunaan narkoba sudah merajarela di Indonesia, tidak terkecuali di Kaltim. Peredarannya tidak saja di kota-kota besar, tetapi merambah ke desa-desa. Pengedar dan pemakai barang haram ini pun sudah merambah berbagai kalangan hingga para pelajar, katanya.

“Ayo, pantang menyerah memerangi penyalahgunaan narkoba. Ini harus kita lakukan demi menyelamatkan generasi muda kita,” kata Awang.

Perang terhadap penyalahgunaan narkoba bukan hanya tanggungjawab pemerintah, tetapi harus menjadi tanggungjawab semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, katanya.

“Bahaya narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan,” kata Awang.

Dalam upaya memerangi dan menurunkan peredaran dan penyalahgunaan narkoba dibutuhkan langkah-langkah serius, strategis dan nyata. Upaya ini pun harus dilakukan bersama-sama oleh semua komponen daerah ini, katanya.

“Kita harus bertekad untuk menjadikan Kaltim sebagai daerah yang terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba,” katanya.

Dia mengatakan sinergitas pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat bersama-sama para pemangku kepentingan merupakan faktor penting yang harus dibangun untuk memaksimalkan penanggulangan penyalahgunaan narkoba.

“Mengatasi permasalahan narkoba mutlak harus dilakukan secara bersama-sama, komprehensif dengan langkah menyeluruh dibarengi sinergitas antara aparat penegak hukum, pemerintah dan masyarakat,” kata Awang. (ant/ps)