Prosatu.com Jakarta – Badan Pengurus puaat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia meminta pemerintah membangun smelter di Papua.
Hal tersebut diutarakan ketua umum BPP Hipmi Bahlil lahadalia pada Refleksi Akhir Tahun BPP Hipmi dengan Tema: Kegaduhan Freeport untuk Siapa di Hipmi Center,jakarta Selasa (29/12/2015).
Bahlil mengatakan,pembangunan smelter PT Freeport di luar Papua tdk sejalan dengan semangat membangun perekonomian Papua.”Papua yang punya sumber daya alam (SDA),luar Papua yg dapat nilai tambah.padahal semua tahu perekonomian Papua dan pendapatan perkapita orang Papua terendah di negara ini,”ujar Bahlil.
Bahlil menambahkan pembangunan smelter Freeport di Papua sudah harga mati bagi orang Papua.
“Ekonomi Papua dan kesejahteraannya akan terangkat kalau ada katalisator pembangunan misalnya smelter ini,”ujarnya
“Selama ini sebanyak 40% produk konsentrat PT Freeport di kirim ke PT Smelting Gresik.Freeport bahkan sudah membangun pabrik peleburan tembaga (smelter) pertama di Indonesia,yaitu PT Smelting tahun 1998,” pungkas Bahlil. (rustam)
















