Komunitas Alumni ITB Tampilkan Pengindustrian Inteligensi sebuah buku oleh Saswinadi Sasmoyo

Komunitas Alumni ITB Tampilkan Pengindustrian Inteligensi sebuah buku oleh Saswinadi Sasmoyo

Prosatu.com Jakarta – Komunitas alumni ITB pecinta buku menggelar Jeans, Book & Coffee. Hal tersebut agar dapat meningkatkan literasi masyarakat pada ilmu pengetahuan terlebih peran teknologi ke depan.

Acara tersebut diadakan untuk yang kedua kalinya di Levis outlet store Pancoran dengan menampilkan Saswinadi Sasmoyo guru besar Teknik Kimia ITB purna bakti dengan pikiran-pikirannya yang dirangkum dalam sebuah buku Pengindustrian Intelijensi.

Topik bahasan adalah mengenai disparitas sains dan teknologi antar bangsa, upaya dan cara mengatasi untuk dapat hijrah dari keadaan Technologically Less developed Nations (TLDN) seperti Indonesia, mengarah kepada Technologically Advanced Nation (TAN).

Oleh karena itu, seringkali arah gerak TLDN dipengaruhi dan menjadi objek eksploitasi TAN. Beberapa persyaratan agar dapat diberlakukannya pengindustrian intelligensi agar terbebas dari ketergantungan diantaranya adalah komitmen dan alokasi dana yang yang memadai untuk investmen pada pengindustrian intelegensi, dan komponen-komponen kunci sistem pengindustrian inteligensi misalnya perguruan tinggi, lembaga penelitian, dapat menghasilkan output yang relevan yang mendukung industri yang berdaya saing.

Tiga industri yang disarankan dapat memenuhi kriteria pengindustrian inteligensi adalah budidaya, kria dan pariwisata. Di dalam ke tiga industri itu untuk diarahkan pada bioteknologi, ditunjang oleh pengembangan energy berbasis biomassa dan radiasi matahari.

Acara dihadiri sebagian besar oleh para alumni ITB dari berbagai angkatan diantaranya Heru Prasetyo TI 67, Boi Sormin TK 78, Agus Budyono MS 87, akademisi, praktisi dan pemerintahan seperti ibu Lilly Wasitova. Acara diakhiri dengan Tanya jawab, penandatanganan buku dan berbincang akrab dengan sesama peserta.

Acara JBC diharapkan akan digelar setiap bulan dengan menampilkan pembicara dan buku yang berbeda. Setiap oran boleh bergabung dengan komunitas ini dan dapat menyampaikan gagasan dan berbagi pemikiran untuk ditindak lanjuti sebagai bahan penelitian atau input pada pengambil kebijakan.