Prosatu.com Jakarta – Hari ini, GlaxoSmithKIine (GSK) meluncurkan Sensodyne Repair & Protect baru, yaitu pasta gigi desensitasi (khusus dirancang untuk gigi sensitif) harian pertama yang mengandung teknologi NovaMin dan memberikan solusi lengkap terhadap gigi sensitif. Dalam acara peluncuran tersebut, Sensodyne turut mengundang peserta dari kalangan dokter gigi dan pecinta kuliner yang berkomitmen terhadap perlindungan Iebih kuat bagi gigi sensitif.
Data menunjukkan sebanyak 45% masyarakat Indonesia cenderung merasakan ngilu gigi ketika mengonsumsi makanan dan minuman yang dingin, panas, manis atau asam. Rasa ngilu yang tajam ini merupakan gejala umum pada gigi sensitif, dan sering terjadi ketika mengonsumsi makanan dan minuman yang dingin atau panas. lronisnya, 52% dari masyarakat Indonesia tidak menyadari bahwa mereka menderita gigi sensitif yang terkadang memberikan sensasi tidak nyaman ketika mereka menikmati makanan dan minuman.
Sensitivitas gigi adalah suatu kondisi yang dapat berkembang dari waktu ke waktu dan dapat terjadi pada usia berapa pun, meskipun umumnya ditemukan pada orang berusia antara 20 dan 50 tahun. Hal ini dapat disebabkan oleh kesalahan perawatan gigi seperti menyikat gigi terlalu sering dan berlebihan, sehingga membentuk lubang kecil dan mengakibatkan bagian dentin (dalam gigi yang Iebih Iembut) mendapatkan paparan dari iuar.
Lebih jauh, Drg. Hardini Dyah Astuti, Sp.Perio, Owner and Main Director Divine Dental Clinic Jakarta yang ditemui dalam acara peluncuran Sensodyne Repair & Protect menyampaikan bahwa ”Masalah gigi sensitif dapat ditangani Iebih awal dengan menggunakan pasta gigi desensitasi dua hari sekali. Saya sendiri merekomendasikan pasien untuk menggunakan pasta gigi desensitasi seperti misalnya Sensodyne Repair & Protect daiam mengelola gigi sensitif di tahap awal. Namun, saya selalu mengingatkan kepada pasien untuk tetap berkonsultasi dengan dokter gigi apabila kondisi masih terasa Iebih dari 14 hari untuk mengetahui penyebab utama gigi sensitif yang dialami.”
Saat terpapar dengan dengan saliva (air liur), kandungan NovaMin dalam Sensodyne Repair & Protect baru akan membentuk lapisan peiindung keras hingga 50% menutupi dentin yang terbuka dan membentuk kembali mineral alami gigi untuk memberikan perlindungan lebih lama terhadap gigi sensitif.
Sensodyne Repair & Protect baru hadir untuk masyarakat Indonesia yang menderita gigi sensitif agar mereka dapat menikmati makanan dan minuman tanpa khawatir akan rasa ngilu pada gigi. ”Saya selalu merasa terganggu ketika gigi sensitif yang saya derita menghalangi passion saya sebagai seorang food blogger. Sejak saya menggunakan Sensodyne Repair & Protect, gigi sensitif bukan masalah lagi, sehingga saya dapat menyelesaikan pekerjaan lebih baik karena telah mendapatkan perlindungan yang lebih kuat,” jelas Felix Kurniawan, food blogger @anak_kuliner.
Sensodyne secara terus menerus mengedukasi konsumen mengenai gigi sensitif dan menginspirasi masyarakat untuk bertindak dan beralih ke pasta gigi desentisasi dalam meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik. ”Kami terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan dengan mengkolaborasikan peneliti dan ahli kesehatan, dan menghadirkan produk yang berkhasiat, kredibel dan aman. Kini, GSK, sebagai pengelola terdepan bagi gigi sensitif, berkomitmen untuk terus berinovasi bersama para ahli dan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat dengan meluncurkan Sensodyne Repair & Protect baru,” tutup Pawan Sud, Presiden Direktur GlaksoSmithKlien (GSK) Indonesia.
GSK Consumer Healthcare menyediakan produk yang ditentukan oleh sains dan berkomitmen untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat dalam perawatan gigi sensitif dengan terus berinovasi bersama para ahli.
















