Gelar Wisuda ke-55 Unindra, Lulusan Harus Siap Hadapi Tantangan

Prosatu.com Jakarta – Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) menyelenggarakan pelaksanaan Wisuda ke-53 tahun akademik genap 2016/2017 pada tanggal 29 April 2017 bertempat di Sasomo Utomo Taman Mini Indonesia Indah Jakarta.

Pelaksanaan wisuda Unindra ini dilaksanakan dengan Sidang Terbuka Senat Universitas yang dipimpin langsung Rektor Unindra merangkap Senat Universitas Prof. Dr. H. Sumaryoto, kali ini mahasiswa yang akan diwisuda dikuti oleh 1.384 peserta wisudawan yang terdiri atas 646 wisudawan program S1 dan 738 wisudawan program S2.

Dalam sambutannya Prof. Dr. H. Sumaryoto mengatakan permohonan maaf karena telat untuk melakukan Akreditasi Institusi Perguruan tinggi dan Unindra qkan terus mengajukan usulan akreditasi ke BANPT.

“Kami lakukan semata-mata Unindra taat akan azas dan konsisten terhadap aturan pemerintah yang berlaku. Kami berpesan semoga para lulusan Unindra dapat menunjukan integritas sebagai lulusan perguruan tinggi dan dapat mempraktekan ilmunya di lingkungan masyarakat.” ujar Sumaryoto.

Lebih lanjut pada prinsipnya, Unindra konsisten dan konsen terhadap peraturan yang menyangkut akademik, kemahasiswaan, penelitian dan sebagainya.

“Kami terus berusaha sungguh-sungguh secara marathon menyiapkan 7 standar dalam akreditasi institusi. Karena kalau sampai tidak terakreditasi maka ijazah para lulusan tidak diakui dimasyarakat. Ini dalam sanksi hukum ataupun sanksi undang-undang kita tidak terakreditasi. Oleh karena itu 7 standar akreditasi menjadi penting karena disanalah kita akan mencukupi kebutuhan ruangan, baik ruang kuliah, ruang perpustakaan, dan ruang dosen,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Rektor 1 Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI, Dr. Sumardi menyampaikan Orasi Ilmiah kepada 1.384 wisudawan yang berjudul “Tantangan Perguruan Tinggi Swasta di Era Globalisasi”

“Tantangan dan dampak globalisasi harus dihadapi dan diselesaikan baik pada tingkat wacana maupun kebijakan aksi. Dunia pendidikan dituntut mampu memberikan kontribusi yang signifikan.” jelas Sumardi.