Membangun Jati Diri Bangsa Indonesia

Membangun Jati Diri Bangsa Indonesia

Prosatu.com Jakarta – Bangsa Indonesia memiliki modal kekayaan yang melimpah, dengan di landasi kerukunan antar umat beragama, suku, ras dan golongan menjadikan kebhinekaan untuk mewujudkan Persatuan dan Kesatuan bagi bangsa Indonesia.

Dasar bernegara yang telah terumus dalam pembukaan UUD 45 Dan Pancasila menjadi bukti bangsa Indonesia menjadi negara yang mempunyai landasan yang kuat.

Hal ini tertuang dalam Pada diskusi akbar Aliansi Kebangsaan dengan mengangkat tema “Etos Kejuangan dalam Menghadapi Tantangan Indonesia Masa Kini” dengan pembicara Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo, Dra. Khofifah Indar Parawansa, Prof. Komaruddin Hidayat, Prof. Mudji Sutrisno, Yudi Latif PhD

Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo menjelaskan untuk memahami pentingnya etos kejuangan dalam menghadapi tantangan negeri yang kemudian dapat menjadi basis gerakan mewujudknan cita cita kemerdekaan .

“Sebuah gerakan untuk menjadikan bangsa yang ingin mewujudkan kemakmuran dan keadilan rakyat hingga saat kini belum memenuhi sebuah harapan kita”, ujar Ketua Aliansi Kebangsaan, Pontjo Sutowo saat memberikan Kata sambutannya Di Hotel Sultan Jakarta,(18/11/2016).

Ia juga menyampaikan bahwa, semangat Persatuan dan kesatun menjadi kekuatan negara jika landasi dengan prinsip kebangsaan.

“Hiruk-pikuk sosial politik belakangan ini semestinya tidak perlu terjadi jika menyuarakan hak kebebasan berpendapat yang berkeadilan dan kesamaan hak dalam penegakan hukum tidak tumpul ke atas malah tajam ke bawah, sehingga hukum benar-benar dijadikan panglimanya,” ujar Pontjo Sutowo.

Bisa kita lihat sampai saat ini lanjut Pontjo , masih terjadi turun naiknya Semangat kebangsaan yang pada akhirnya akan menjadi sebuah persoalaan tersendiri dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam kerangka berbangsa dan bernegara.

“Lemahnya menjalankan prinsip kebangsan yang seharusnya prinsip kebangsaan ber-Ideologi Pancasila yang sangat cocok di indonesia, akan tetapi ideologi kapitalismelah yang sangat berkembang dan jangan heran jika terjadi benturan ideologi”, ujar Pontjo Sutowo.

“Indonesia memiliki jati diri dan identitas kebangsaan yang solid untuk itu mari kita bangun jati diri bangsa dengan modal keyakinan dan kekuatan mental,” pungkas Pontjo Sutowo (hdyt)