Prosatu.com Jakarta – Lembaga Konsultasi Politik Indonesia (LKPI) melakukan kajian terkait Pilkada DKIJakarta 2017. Dari hasil survei, LKPI menyimpulkan jika pasangan bakal calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Syaiful Hidayat popularitasnya terus menurun, sementara pasangan Agus – Silvi dan Anies – Sandi merangkak naik.
Direktur Eksekutif LKPI Dendi Susianto mengatakan berdasarkan catatan survei yang dilakukan sejak 25 Oktober sampai 3 November 2016 elektabilitas Ahok terus merosot. Di mana elektabilitas Ahok hanya mencapai 24,6 persen, hal ini berarti suara Ahok- Djarot turun jauh di baqah prediksi dari survey lembaga-lembaga lain.
“Sebetulnya masyarakat Jakarta mengapresiasi program kerja yang di lakukan oleh oasangan petahana, namun publik tidak puas dengandengan pernyatan Ahok di Kepulauan Seribu yang di anggab menyinggung umat Islam, 82 % menyatakan peenyataan Ahok tersebut salah,” ujar Dendi di Restauran Pulau Dua Jakarta, Senin (14/11/2016).
Dendi menambahkan alasan elektabilitas ataupun kesukaan masyarakat terhadap Ahok terus turun. Di antaranya, isu kebijakan perihal penggusuran di beberapa wilayah di Jakarta dan kebijakan reklamasi teluk.
Kemudian isu personal menyangkut karakter Ahok yang kasar, congkak dan tidak konsisten. Selanjutnya, isu primordial di mana sebagian warga Jakarta menolak dipimpin oleh agama non muslim dan perbedaan etnis.
Lembaga Konsultan Politik Indonesia (LKPI) merupakan sebuah lembaga Independen yang berdiri sejaka 2005. (hdt)















