Prosatu.com Jakarta – Berbagai survei menyebut Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok unggul dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. Namun hal itu tidak membuat Pendukung Calon Gubernur ketar-ketir.
Salah satu nya dari,Komunitas Pendukung Ichsanuddin Noorsy (KPIN), Mereka optimis mampu melawan Ahok.Ketua KPIN Budi Mulyawan menegaskan bahwa pihaknya mampu mengatasi kondisi itu. “Kita tidak terpengaruh dengan berbagai survey itu” kata Budi di Jakarta, rabu (27/01/16).
Ahok yang kerap dicap ‘raja survei’, Budi mengakui itu hal wajar. “Dulu ketika Pilgub DKI 2009 silam, pasangan itu juga secara survei kalah dengan Fauzi Bowo alias Foke”, kata Budi
Foke menang di atas 34 persen dalam survei dari Jokowi-Ahok. Sehingga bisa disebut bahwa berbagai survei itu tidak menjamin kemenangan pasti diraih.
Budi juga mempertanyakan, apakah partai politik sudah siap mengusung kandidat yang berpihak pada kepentingan warga jakarta ,bukan pada kepentingan sempit parpol.
Budi Mulyawan menuturkan, “Bahwa persoalan ibu kota pada hakekatnya tidak hanya menyangkut persoalan pembangunan fisik semata, tetapi juga bagaimana membangun segenap warga Jakarta menjadi warga yang sejahtera secara ekonomi maupun sosial. Sehingga yang tadinya dianggap masalah, Jakarta ditangan Bang Noorsy Insya allah menjadi berkah buat warganya,”ucapnya
Sementara ketika disinggung soal kinerja Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta yang menggantikan Jokowi sebagai Presiden, Budi Mulyawan secara tegas mengatakan Ahok adalah Gubernur gagal. Ahok gagal dari semua aspek, baik aspek kepemimpinan, anggaran, maupun pembangunan,”jelasnya.
Ketika diminta penjelasannya akan kegagalan Ahok sebagai Gubernur, secara singkat Budi Mulyawan menjawab, “tidak perlu dikomentari secara panjang lebar, tanya saja kepada Ahok kenapa gagal ?
Hal ini pun di amini Ketua DPD Gerindra DKI M.Taufik zaman itu merupakan tim Ahok. “Dulu saya jadi tim Ahok, enggak ada yang kenal Ahok. Fauzi Bowo saat itu survei setinggi langit, tapi tewas tuh,” ungkapnya.
“Kalau enggak percaya, tanya Ahok, pasti dia gak bantah.”Maka dari itu, pihaknya juga Optimis menang dalam perhelatan Pilgub DKI nanti. “Jadi saya ingatkan, taglinenya kalau jadi Gubernur nanti membangun tanpa menyakiti,” terangnya.Sebelumnya, Partai Gerindra telah melakukan penjaringan dan mendapatkan delapan kandidat calon gubernur DKI.
Mereka di antaranya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Sekretaris Partai Gerindra Ahmad Muzani, mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. Selanjutnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Sandiaga Uno, anggota DPR Biem Benjamin, anggota DPRD DKI Mohamad Sanusi dan Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik. (np/ps)
















