Indonesia – Turki Tingkatkan Kerjasama Berantas Teroris

Indonesia – Turki Tingkatkan Kerjasama Berantas Teroris

_20160123_070932

Prosatu.com Jakarta – Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam upaya mengatasi dan memberantas terorisme.

Kedua Menlu melakukan pertemuan bilateral di sela-sela Konferensi Tingkat Menteri (KTM) negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (21/1), menurut keterangan pers Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Jumat.

Kedua Menlu juga sependapat untuk terus mendorong komunikasi yang lebih intensif antarbadan intelijen dan penegak hukum kedua negara guna meningkatkan kerja sama intelijen dan pertukaran informasi.

Terkait dengan situasi di Timur Tengah, Menlu RI dan Menlu Turki menekankan pentingnya hubungan damai antara Arab Saudi dan Iran bagi stabilitas dan keamanan regional.

Kedua Menlu menilai hubungan baik kedua negara, Arab Saudi dan Iran, dibutuhkan dalam upaya mengatasi berbagai konflik serta bahaya terorisme dan ekstremisme di kawasan Timur Tengah.

Terkait hal itu, Menlu Turki menyambut baik inisiatif yang diambil oleh Pemerintah Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam upaya menciptakan perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Menurut Menlu Turki, upaya Menlu RI untuk membangun rasa saling percaya antara negara-negara di Timur Tengah akan memberikan energi positif terhadap keadaan di kawasan tersebut.

Selain dengan Menlu Turki, Menlu Retno juga membahas perkembangan situasi di Timur Tengah dengan Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama negara-negara Islam (OKI) Iyad Ameen Madani.

Dalam pertemuan dengan Sekjen OKI, Menlu RI mengharapkan negara-negara anggota OKI meningkatkan kontribusinya dalam menciptakan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah yang merupakan kawasan dengan mayoritas penduduk Islam.

Menlu Retno juga berharap OKI dapat mendorong kerja sama antara negara-negara Islam, terutama dalam mempromosikan Islam yang “rahmatan lil alamin”.

Selain membahas perkembangan di kawasan Timur Tengah, beberapa isu yang juga menjadi perhatian adalah peningkatan kerja sama bilateral antarsesama negara anggota OKI serta upaya memerangi radikalisme dan terorisme.(ant/ps)