Prosatu.com Jakarta – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memasuki periode baru di bawah pimpinan Erick Tohir menjadi ketua umum terpilih periode 2015-2019 menggantikan Rita Subowo.
Menurut Erick, saat ini salah satu yang mesti dilakukan adalah menjalankan komitmen pembenahan birokrasi olahraga nasional. Terlebih saat ini, KOI punya tugas berat terkait persiapan Olimpiade Rio 2016 dan Asian Games 2018.
“Hidup itu menarik, Kalau kita tidak pernah gagal justru kita tidak akan menggapai sukses karena kita akan belajar dari setiap kegagalan, Begitupun yang terjadi pada cabang olahraga,” ujar Presiden klub sepak bola Inter Milan saat ditanya mengenai mundurnya salah satu cabang olahraga ditengah acara serah terima jabatan, Senin (23/11/15) sore di Kantor KOI, lantai 19, FX Senayan.
Masih menurutnya, saat ini perhatiannya dua, yakni Olimpiade dan Asian games. Bukan menyepelekan event-event yang lain, tapi ini yang penting dan utama karena Olimpiade merupakan salah satu target kita. Diakuinya, pernah gagal di Olimpiade dan tentu tidak ingin gagal kedua kalinya. (red/ps)
















