Prosatu.com Mekkah – Sebanyak 65 calon haji tewas dan 80 lainnya terluka setelah sebuah crane terjatuh di area Masjidil Haram, Makkah. Crane jatuh itu dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan es dan angin kencang.
Menuurt Aljazeera, insiden tersebut menimbulkan banyak korban karena terjadi ketika banyak calon haji yang tengah menunaikan shalat Magrib di lokasi kejadian.
Belum ada laporan pasti mengenai korban meninggal atau terluka asal Indonesia. Menurut Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWN-BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu M Iqbal, kabar crane jatuh dan menimpa beberapa bagian Masjidil Haram itu benar.
“Saat ini kami sedang meminta info dari sana,” ujar Iqbal, Jumat (11/9). Setelah mendengar kabar crane jatuh di kawasan Masjidil Haram, KJRI Jeddah langsung mengecek ke lokasi. KJRI terus memantau perkembangan, terutama untuk mengetahui apakah ada calon haji asal Indonesia yang tewas atau terluka. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih mengevakuasi dan mendata para korban.
Sebelumnya dilaporkan, Kota Makkah diterjang hujan es dan angin kencang. Cuaca ekstrem telah menimbulkan beberapa kerusakan infrastruktur. Berdasarkan laporan calon haji, ada yang melihat genangan air tinggi dan pohon tumbang.
Choirun Saleh dan beberapa calon haji lainnya yang menumpang bus rute 7, rencananya hendak ke Masjidil Haram untuk menunaikan shalat Magrib. Namun karena kejadian ini mereka kembali ke penginapan.
Calon haji lainnya Suhana dari Palembang sebenarnya sudah sampai di Terminal Syib Amir untuk beribadah di Masjidil Haram. Namun dia dan rekan lain satu bus tidak bisa keluar karena tiba-tiba hujan. Cuaca ekstrem juga mengakibatkan kaca jendela di penginapan 625 pecah. (ant/ps)
Editor: Boyke P. Siregar
















