Sambut Pemilu, Pospera Siapkan 10000 Kentongan Jaga Kampung

Sambut Pemilu, Pospera Siapkan 10000 Kentongan Jaga Kampung

Prosatu.com Jakarta – Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) siapkan 10000 Kentongan dalam menyambut pesta Demokrasi pada 17 April 2019 ini. Hal tersebut dilakukan dengan “Jaga Kampung, Jaga Rumah,Tangkal Hoax,Tangkis Fitnah, Jaga TPS” di (Taman Budaya Surakarta) Solo Jateng dalam sisa 33 hari lagi.

“Hari ini kami masih terus berkeliling kampung-kampung, desa-desa dari rumah ke rumah menemui warga, mengajak warga berbicara serta mendengarkan apa harapan-harapan warga, dan tak lupa juga kami menyampaikan hal-hal apa yang sudah dikerjakan oleh pemerintah Jokowi untuk rakyat serta apa yang akan diperjuangkan Jokowi dikemudian hari,” ujar Ketua Umum Pospera Mustar Bona Ventura Manurung.

Menurut dia, hari ini para warga sedang berkumpul, dari 21 Kabupaten kota dari Jawa Tengah bertekad bulat untuk memenangkan Jokowi sekali lagi. Walaupun dirinya sadar bahwa Jokowi setiap hari selalu di hina, difitnah serta diserang dengan pemberitaan bohong atau hoax, fitnah dan hoax ini sangat tidak mendidik warga masyarakat dalam menyambut pesta demokrasi.

“Untuk itulah hari ini, kami berkumpul untuk melawan hoax dan melawan fitnah yang terus ditujukan pada Jokowi. Menjaga kampung kita, menjaga rumah kita, menjaga TPS kita serta tangkal hoax, tangkis fitnah adalah karena,” tutur Mustar.

Oleh sebab budaya itu menurut dia, adalah jauh dari nilai budaya Indonesia serta merendahkan kualitas Pemilu itu sendiri. “Maka kami akan bertempur habis-habisan akan menjaga kampung kami terhadap provokasi atau melawan segala bentuk hoax yang tidak bisa,” ungkap Mustar.

Dalam apel siaga ini, lanjut dia, pihaknya mengingatkan warga masyarakat jangan meremehkan lawan akan kalah, bila ada yang memfitnah Jokowi maka harus siap dengan lawan.

“Maka sikap kita adalah lawan. Kalau ada yang menyebarkan berita hoax, maka kita akan lawan. Kalau ada yang melakukan fitnah Jokowi maka kita harus melawan,” ucap Mustar.

Menurut dia, fitnah dan hoax sudah sangat merajarela merusak sendi-sendi dalam berbangsa, dan sungguh pihaknya sangat marah terhadap siapapun yang terus menggunakan cara-cara dengan menebarkan berita hoax dan melakukan fitnah terhadap Jokowi. “Apapun resikonya kami akan melawan segala bentuk hoax dan fitnah,” tukas Mustar.