Hari Perawat Nasional, THE 1O1 Bogor Ajak Tenaga Kesehatan Kota Bogor Makan Gratis

Hari Perawat Nasional, THE 1O1 Bogor Ajak Tenaga Kesehatan Kota Bogor Makan Gratis

Prosatu.com Bogor – Dalam rangka hari Perawat Nasional THE 1O1 Bogor Suryakancana bekerjasama dengan Pemkot Bogor mengapresiasi 101 tenaga kesehatan dengan memberikan makan siang di Djoeragan Restaurant. Di masa pandemi ini, seperti kita ketahui Tenaga Kesehatan merupakan salah satu garda terdepan dan turut berperan penting dalam mengatasi wabah Covid-19 atau virus corona. Banyak pula perawat dan tenaga medis lainnya yang sudah gugur dalam memerangi wabah tersebut.

Tanggal 17 maret 2021 ini mungkin sebagian masyarakat belum sadar akan adanya hari Perawat Nasional ini. Maka dari itu THE 1O1 Bogor Suryakancana bekerja sama dengan Pemkot Kota Bogor akan memberikan perayaan kecil bagi para perawat ataupun tenaga medis lainnya sebagai bentuk ucapan terimakasih telah menjaga dan merawat masyarakat Indonesia di masa pandemi ini.

General Manager Hotel THE 1O1 Bogor Suryakancana, Adjid Kurniawansyah mengatakan Dari awal hingga sekarang angka pasien covid terus menurun. Dengan sabar para perawat maupun tenaga medis lainnya menjalankan tugasnya dengan penuh pengorbanan mempertaruhkan nyawa ataupun kehidupan pribadinya demi merawat dan menjaga kesehatan masyarakat Indonesia.

“Pasti sangat sulit untuk menghadapi ini, oleh karena itu tepat di Hari Perawat Nasional kami THE 1O1 Bogor Suryakancana bekerjasama dengan PEMKOT Bogor ingin mengapersiasi 101 para Tenaga Kesehatan dengan memberikan makan siang di Djoeragan Restaurant dengan harapan dapat membangkitkan semangat para perawat maupun tenaga medis lainnya, ” Ujar Adjid Kurniawansyah.

Adjid menambahkan meski ini tidak sebanding dengan pengorbanan yang sudah di lakukan oleh mereka, setidaknya kami sangat menghargai dan ingin melakukan sesuatu hal kecil untuk para pejuang hebat ini.

“Terimakasih kami ucapkan karena telah berperan penting dalam mengembalikan perekonomian pariwisata sehingga kepercayaan masyarakat untuk kembali berwisatapun perlahan meningkat dan kembali normal”. pungkas Adjid.