Apresiasi Sekolah Dampingan, JAPFA Gelar JAPFA for Kids Awards 2019

Apresiasi Sekolah Dampingan, JAPFA Gelar JAPFA for Kids Awards 2019

Prosatu.com Jakarta – Sebagai salah satu kegiatan sosial unggulan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA), program JAPFA for Kids telah mewarnai Indonesia melalui gerakan ”Anak Indonesia Bersih
dan Sehat” sejak tahun 2008. Dalam upaya mengukur dampak dan tindak Ianjut dari program JAPFA for Kids, JAPFA menggelar Kompetisi JAPFA for Kids Awards 2019 sebagai ajang apresiasi bagi sekolah dampingan JAPFA di tahun sebelumnya. Tahun ini, perlombaan diikuti oleh 9.232 siswa dan 62 Sekolah Dasar di Indonesia.

Program dibagi ke 2 tahapan, yakni Kompetisi Tingkat Daerah dan Nasional. Dimana kompetisi Tingkat Wilayah diikuti oleh wilayah Jawa, Sumatera, dan Sulawesi dengan enam kategori perlombaan, yakni Lomba Menggambar, Lomba Mengarang, Lomba Duta Makanan Sehat, Lomba Duta Anak Sehat, Lomba Duta Lingkungan Sehat, juga Lomba SS (Sistem Manajemen Sekolah) bagi sekolah.

Setelah melalui rangkaian perlombaan yang ketat, juara pertama dari masing-masing wilayah untuk seluruh kategori Iomba, yakni 41 siswa dan 30 guru akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti kompetisi Tingkat Nasional. Mereka akan bertanding di Tingkat Nasional yang hasilnya akan diumumkan pada malam ini dalam Malam Penghargaan JAPFA for Kids Awards.

”Tujuan kami menggelar JAPFA for Kids Awards adalah untuk memaksimalkan potensi anak Indonesia dan menjadikan mereka agent of change bagi lingkungan sekitarnya dalam hal kebersihan dan kesehatan. Kegiatan ini juga menyentuh para guru dan sekolah dengan Lomba 5S, untuk manajemen tata kelola sekolah yang lebih baik. Selama 10 tahun dari tahun 2008 sampai 2018, JAPFA for Kids telah berkontribusi bagi lebih dari 142.000 siswa, 9.000 guru dari 830 sekolah di 82 kabupaten di 22 provinsi di Indonesia ,” ujar Rachmat Indrajaya, Corporate Affairs Director PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Rachmat menambahkan, JAPFA memiliki komitmen untuk terus ”Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama”. Komitmen ini tercermin dari empat pilar kegiatan investasi sosial JAPFA yang berfokus pada lingkungan, kesehatan, pengembangan komunitas, serta pendidikan. Keempat pilar ini terangkum dalam suatu program yang diberi nama JAPFA for Kids.

R. Artsanti Alif, Head of Social Investment JAPFA menjelaskan bahwa melalui program JAPFA for Kids, JAPFA tidak hanya memberikan pelatihan kepada siswa, guru, serta staf sekolah dasar saja, melainkan juga memberikan pendampingan selama 6 bulan untuk memastikan semua ilmu teraplikasikan dengan baik. Tidak berhenti sampai disitu, JAPFA juga turut ikut serta dalam mendorong inovasi dan prestasi peserta program melalui JAPFA for Kids Awards.

Menang maupun kalah bukanlah tujuan utama diselenggarakan JAPFA for Kids Awards. Yang terpenting ialah bagaimana kegiatan ini menginspirasi anak Indonesia untuk terus berusaha untuk menorehkan prestasi setinggi mungkin,” ujar Artsanti.

Program JAPFA for Kids bermula di tahun 2008. Selama 10 tahun keberadaannya, program ini telah turut serta mendukung peningkatan kualitas gizi siswa-siswi Indonesia. Dalam salah satu programnya, JAPFA for Kids mencanangkan adanya Warung hidup dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di sekolah-sekolah. Pelatihan diberikan pada siswa dari mulai jenis-jenis tanaman yang sehat untuk dikonsumsi, cara penanaman, serta perawatan tanamannya. Bahkan, anak-anak juga dilatih untuk mengolah makanan khas daerah masing-masing menggunakan tanaman dalam warung hidup dan TOGA yang mereka tanam. Selain itu JAPFA for Kids bersama dengan warga sekolah juga membangun kantin sehat yang berisikan makanan-makanan sehat dan bergizi.

“JAPFA for Kids juga mengadakan pelatihan dan kompetisi Duta Anak Sehat yang mengajarkan anak sekolah pentingnya mengkomsumsi makanan yang bergizi seimbang. Sementara Duta Lingkungan Sehat merupakan upaya JAPFA mendorong anak-anak agar lebih memperhatikan kelestarian lingkungan.
Ini merupakan wujud nyata dukungan kami terhadap inovasi dan prestasi anak-anak Indonesia dan kami akan terus meningkatkan dukungan ini demi perkembangan anak Indonesia,” pungkas Artsanti.